Tokoh dan Para Ahli Asal Nganjuk Siap bangkitkan dan dampingi Desa kawasan Lingkar Wilis

faizal, 25 Jun 2019,
Share w.App T.Me

Wartajatim.co.id.Nganjuk.Sejumlah tokoh dan ahli Pemberdayaan Masyarakat asli Nganjuk Senin (24/6/2019) hadir di ruang Serbaguna Hotel Karyawisata sawahan Nganjuk dan memberikan  ilmu dan keahliannya dalam Foccus Disscusion Group (FGD) yang dilaksanakan antara Pemerintah Kabupaten Nganjuk beserta aktifis dan relawan pemberdayaan masyarakat yang terdiri dari Pusat Pemberdayaan Masyarakat Nganjuk , Pusat pelatihan Pertanian  Perdesaan Swadaya (P4S),  dan Sekolah Rakyat.

Tokoh yang hadir terdiri dari Profesor Tamam Achda yang merupakan Guru Besar Ahli bidang Pemberdyaan Masyarakat sekaligus Ketua Pusat Pengembangan Masyarakat (PPM) Indonesia  yang juga Putra daerah Kelahiran Desa Baron Nganjuk, Drs. Djoko Siswanto Hadi, sektor Agropolitan dan Pertanian kelahiran Pace, Tri Susatyo Handoyo, pakar ahli keuangan dan finansial dari Kementerian Desa , dan Supriadi ahli konsep Solution management.

Fefri Hendro wasono selaku camat sawahan,menyampiakan melalui FGD ini bentuk diskusi dan masukan diharapkan bisa mnghasilkan tidak hanya di bidang usaha saja, tapi juga termasuk perkebunan bagaimana perkebunan di kelola sebagai suatu hal dilakukan panen semata tp selain produktifitas perkebunan dan pemasaran tapi juga mendukung aspek perkembangan wisatanya.

“Pemikiran dan usulan ini nantinya bisa jadi rumusan bagi perkembangan wilayah sawahan khususnya dan Nganjuk pada umumnya serta  gaungnya juga bisa dirasakan diwilayah nganjuk lainnya serta menjadi titik kuliminasi dalam rangka mensukseskan visi dan misi Bupati dan wakil bupati untuk memajukan kabupaten nganjuk untuk 5 tahun kedepan”pungkas Camat yang pernah menjabat Sekcam Kertosono.

Selain dihadiri oleh para tokoh kelahiran Nganjuk, FGD yang bertema menggali  Potensi sumberdaya Sektor Pertanian dan Pemberdayaan Masyarakat ini juga melibatkan dan dihadiri Dinas PU PR, Dinas Pariwisata, Olah Raga, dan Budaya, Dinas Ketahanan Pangan, STKIP PGRI Nganjuk, Perwakilan sawahan Desa Bareng dan Desa Margopatut, Gapoktan wilayah Lingkarwilis,Bumdes,  aktifis pemberdayaan yang mewakili P4S,PPM wilayah Nganjuk dan sekolah Rakyat.

Wail Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi yang hadir disela acara , menekankan kata kunci dalam pergerakan yaitu untuk nganjuk, dari forum ini berharap kita semua 1 langkah 1 gerakan dan 1 nafas  dan mulai mnghilangkan ego masing-masing sehingga diskusi dan pembahasannya bisa terhubung/Conecting nya dengan  pemerintah secara baik .peran pemerintah bagaimana memberdayaakan semua potensi yang ada di wilayah nganjuk tanpa melihat  siapa/ orangnya, tapi apa yang disampaikan bukan siapa yang menyampaikan.

Marhaen mengharapkan setiap OPD  untuk membuat program yang disesuaikan dengan yang dibutuhkan dan keinginan masyarakat. selain itu dirinya juga mnyampaikan kritikannya kepada ASN dijajarannya untuk membuat program atau acara jangan asal mmbuat acara yang menghabiskan anggaran tanpa dibarengi dengan dampak positif dan pelibatan masyarakt nganjuk

Saat ditemui di acara Ketua Panitia FGD Muhammad Syamsuddin mengatakan FGD adalah diskusi publik yg berisikan tentang program yang kami datangkan para pembicara yang luar biasa, Mereka jujur ingin membantu nganjuk ingin lebih cepat maju , berpotensi dan berdaya saing dan menyampiakan apresiasi atas dukungan semua pihak terlaksananya kegiatan FGD serta mendorong Visi Misi Bupati dan wakil bupati terpilih.

 “Saat ini kita butuh kesinergian, butuh kekuatan bersama bersatu membangun nganjuk, Anggaran Dana Desa atau Bumdes  perlu kita kawal dan kita arahkan, kita bimbing agar target dan tujuan pemerintah pusat berjalan   maksimal, dan sebagai Advokat dan konsultan hukum kami akan memberikan pendampingam khusus kepada kepala desa yang ikut dalam program ini”ucap Pria yang juga sebagai Pembina group facebooker Nganjuk Se Jabodetabek

Acara dikonsep menjadi beberapa kelompok dengan setting setiap Desa akan diberikan pendampingan baik keahlian sector pertanian, wisata, manajemen maupun dari segi hukum. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Panitia, pola pendampingan yang dilakukan dhotel karya Wisata (Psanggrahan ) ini nantinya juga kami (red.panitia) tindaklanjuti dengan pendampingan yang lebih nyata /riil dimasing-masing desa selama 1 Tahun kedepan.sehingga pemberdayaan yang dilakukan tidak berhenti pada FGD ini tapi juuga berlanjut dengan melibatkan juga dari unsur Perguruan Tinggi yang diwakili STKIP PGRI Nganjuk.(ans)

PT. Jurnalis Indonesia Satu

Kantor Redaksi: JAKARTA - Jl. Terusan I Gusti Ngurah Rai, Ruko Warna Warni No.7 Pondok Kopi Jakarta Timur 13460

Kantor Redaksi: CIPUTAT - Jl. Ibnu Khaldun I No 2 RT 001 RW 006 Kel Pisangan Kec Ciputat Timur (Depan Kampus UIN Jakarta)

+62 (021) 221.06.700

(+62821) 2381 3986

jurnalisindonesiasatu@gmail.com

Redaksi. Pedoman Siber.
Kode Perilaku.

Mitra Kami
Subscribe situs kami
Media Group IndonesiaSatu